Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Nabi » Mukjizat Kalimat Tasbih Nabi Yunus

Jumat, 25 Februari 2011

Mukjizat Kalimat Tasbih Nabi Yunus

Unknown
Add Comment
Kisah Nabi
Jumat, 25 Februari 2011
Kisah Islamiah kali ini akan menceritakan tentang Mukjizat Tasbih Nabi Yunus.

Nabi Yunus a.s pernah mendapatkan peringatan dari Allah SWT karena telah meninggalkan umatnya.
Tubuhnya dimakan oleh seekor ikan Paus, namun akhirnya Nabi Yunus dimuntahkankembali dalam keadaan selamat berkat bertobat dan membaca kalimat tasbih.

Kalimat Tasbih.
Kalimat tasbih yang diucapkan oleh Nabi Yunus a.s terjadi di dalam perut ikan paus.
Nabi Yunus diuji oleh Allah SWT karena kurang sabar dan telah meninggalkan kaumnya.
Dikisahkan bahwa Nabi Yunus a.s diperintah oleh Allah SWT untuk berdakwah pada kaum Ninawa.

Negeri Ninawa tersebut adalah negeri yang paling kaya dan besar di masa itu.
Namun sayang, kelapangan rejeki dan kekayaannya yang luar biasa itu justru menyebabkan penduduknya sesat dan tidak beriman kepada Allah SWT.
Mereka melakukan berbagai perbuatan yang dilarang Allah SWT, diantaranya kemaksiatan menyembah berhala dan tidak mau beriman kepada AllahSWT.

Selama bertahun-tahun, Nabi Yunus mengajak umatnya untuk beriman kepada Allah, namun tak ada kaumnya yang mengikuti seruannya, bahkan mendustakan Nabi Yunus a.s, bahkan berusaha menentang ancaman-ancaman yang disampaikannya.




Dimakan Ikan Paus.
Karena tak ada kaumnya yang mau beriman kepada ALlah SWT, Nabi Yunus akhirnya merasa putus asa dan akhirnya meninggalkan kaumnya di saat ancaman dan azab sudah mulai tampak di langit.
Tak Mau dirinya mendapatkan siksa dan azab Allah akibat perbuatan kaumnya yang tak beriman itu, Nabi Yunus pun segera meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah.

Sepeninggal Nabi Yunus, penduduk Ninawa sedang menyaksikan tanda-tanda siksa akan segera turun sebagaimana yang disampaikan oleh Nabi Yunus a.s, yakni langit tampak menghitam, awan mendung, dan hujan lebat tampaknya akan segera turun.
Mereka pun kemudian menyatakan beriman kepada Allah SWT dan membenarkan apa yang disampaikan Nabi Yunus.

Namun, keimanan dan kesaksian kaum Ninawa tak disaksikan oleh Nabi Yunus a.s yang sudah terlanjur pergi.
Sebaliknya Nabi Yunus a.s yang meninggalkan umatnya justru mendapatkan kesulitan.
Sesaat setelah tiba di tepi pantai, nabi Yunus menumpang sebuah kapal.
Dalam pelayarannya, tiba-tiba laut bergelombang hebat, bahkan angin bertiup kencang.
Karena khawatir akan keselamatan seluruh penumpang, nahkoda pun melakukan pengundian agar salah seorang penumpang keluar dari kapal.

Saat pengundian dilangsungkan, nama yang munculadalah Nabi Yunus a.s.
Ketika sampai tiga kali dilakukan dan nama yang muncul adalah nama Nabi Yunus terus, akhirnya Nabi Yunus pun harus keluar dari kapal yang ketika itu berada di tengah-tengah lautan.
Menyadari semua itu sudah takdir Allah SWT, maka Nabi Yunus pun merelakan dirinya terapung-apung di laut lepas.
Atas kehendak Allah, Nabi Yunus pun dimakan seekor ikan paus.


Mendapat Ampunan Allah.

Dalam perut ikan paus tersebut, Nabi Yunus menyadari akan kesalahannya karena meninggalkan umatnya.
Ia pun senantiasa berdoa dan memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahannya dengan mengucapkan,
"Laa ilaha illa Anta, Subhanaka ini kuntu minadh dhaalimin."
Artinya:
"Tidak ada Tuhan selain Engkau.Maha Suci Engkau.Sesungguhnya saya termasuk orang-orang yang dholim."

Demikian doa Nabi Yunus dalam perut ikan paus sebagaimana yang menjadi asbabun nuzul surat Al-Anbiyaa' ayat 87.
Allah SWT mendengar doa Nabi yunus dan mengampuninya.
"Kalau ia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat)."
(QS. Al-Shaafaat: 143-144).

Nabi Yunus pun akhirnya dapat keluar dari perut ikan paus setelah ia dimuntahkan ke daratan.
Setelah beberapa saat, akhirnya ia kembali ke Ninawa dan mendapat kaum yang beriman.
Ia pun disambut umatnya yang berjumlah mencapai 100 ribu orang, dan umatnya mendapatkan kenikmatan yang luar biasa di waktu yang telah ditentukan.

Mari kita ambil hikmah, suri tauladan sekaligus uswah dari kisah Nabi Yunus a.s ini
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Makam Menjadi Istana
    Makam Menjadi Istana
    Kisah islami teladan yang kesekian kalinya tentang ahli kubur yang memiliki istana megah karena di masa hdupnya telah menjadikan rumahnya s...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...
  • Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Khalifah Umar bin Khattab memiliki banyak sekali karomah . Salah satunya adalah menaklukkan sungai Nil yang pada saat itu dikatakan selalu...
  • Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Sahabat Yazid Arruqasyu meriwayatkan, pada masa Bani Israil ada seorang penguasa zalim . Dalam berkuasa, raja tersebut menindas rakyat dan ...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio