Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Nabi » Kisah Sahabat » Matahari Tunduk Pada Rasul

Senin, 13 Juni 2011

Matahari Tunduk Pada Rasul

Unknown
Add Comment
Kisah Nabi, Kisah Sahabat
Senin, 13 Juni 2011
Bukan hanya mukjizat bulan saja yang mampu dibelah oleh Rasulullah SAW, matahari pun juga tunduk atas perintahnya sebagai bagian dari mukjizat Rasulullah SAW. Mukjizat itu ditunjukkannya di hadapan Raja Habib yang membuatnya terpukau dan masuk islam.

Berikut Kisahnya.

Pada zaman jahiliyah terdapat seorang raja bernama Raja Habib Ibnu Malik di kota Syam. Orang arab memberinya gelara "Raihanah Quraisyin."
Raja Habib saat itu masih menyembah patung dan memiliki putri yang cacat di bagian kaki, tangan dan matanya pun buta.

Pada suatu hari Raja Habib bersama pasukannya berjumlah 12 ribu orang singgah di Athbah, yakni suatu tempat di dekat Makkah. Maka datanglah Abu Jahal beserta pengikutnya untuk memberikan berbagai hadiah kepada Raja Habib. Setelah itu Abu Jahal dipersilahkan duduk di sebelah kanan Raja Habib.


"Wahai Abu Jahal, katakan kepadaku tentang Muhammad," kata Raja Habib yang sudah lama mendengar nama Muhammad.
"Sebenarnya kami telah mengenal Muhammad itu sejak dia kecil, orangnya sungguh amanah dan setiap perkataannya benar. Namun sejak umur Muhammad meningkat 40 tahun, dia telah berani mencela Tuhan kita dan dia membawa agama baru yang datangnya bukan dari nenek moyang kita," jelas Abu Jahal.

Tantangan Raja.
Raja Habib kemudian ingin bertemu langsung dengan Rasulullah SAW. Maka datanglah Rasulullah beserta Abu Bakar dan Siti Khadijah. Wajah Rasulullah SAW saat itu terlihat memancarkan cahaya yang suci.
"Wahai Muhammad, kamu pun tahu bahwa setiap Nabi itu ada mukjizatnya, jadi apakah mukjizat kamu itu?" tanya Raja Habib.




"Katakan saja apa yang kamu kehendaki?" tutur Rasulullah SAW.
"Aku ingin matahari itu terbenam dan bulan pula hendak turun ke bumi dan kemudian terbelah menjadi dua, setengah bagian bulan itu kemudian masuk di bajumu dan sebagian keluar melalui lengan bajumu yang kanan.
Setelah itu bulan hendaklah berkumpul menjadi satu di atas kepalamu dan bersaksi atasmu, kemudian bulan itu kembali ke langit. Sesudah itu hendaklah matahari yang tenggelam muncul kembali," pintanya.

"Apakah kamu mau beriman kepadakusetelah aku melakukan segala apa yang kamu kehendaki?" tanya Rasulullah.
"Ya, aku akan beriman kepadamu setelah kamu dapat membuktikan segala isi hatiku," janjinya.

Rasulullah SAW pun keluar lalu pergi mendaki gunung ABi Quais, kemudian Baginda mengerjakan shalat dua rakaat lalu berdoa kepada Allah SWT. Setelah berdoa maka turunlah malaikat Jiril bersama 12 ribu malaikat yang memegang panah di tangan mereka.
"Wahai kekasihku, janganlah kamu takut dan bersusah hati. Aku senantiasa bersamamu, ketahuilah sesungguhnya Allah SWT telah menundukkan matahari, bulan, malam dan siang. Sesungguhnya Raja Habib itu mempunyai seorang puteri yang tidak mempunyai kedua tangan, kedua kaki dan tidak mempunyai kedua mata. Katakan kepadanya bahwa Allah SWT telah mengembalikan kedua tangannya, kedua kakinya dan kedua matanya," ujar Malaikat Jibril.


Menyuruh Matahari.
Setelah itu Rasulullah turun dari gunung ABi QUbais dengan rasa tenag, dengan disaksikan Raja Habib, matahari mulai berlari, cepat tenggelam dan hari pun menjadi gelap gulita. Setelah bulan meninggi, Rasulullah SAW memberikan isyarat dengan dua jarinya-jarinya untuk membelah bulan itu. Semua permintaan Raja Habib akhirnya dapat dipenuhi oleh Rasulullah SAW.

"Wahai Muhammad, aku masih ada satu syarat lagi," kata Raja Habib.
Belum sempat Raja Habib berkata makan Rasulullah SAW langsung menyahutinya bahwa Raja Habib ini mempunyai seorang puteri yang tidak mempunyai dua tangan, dua kaki dan dua mata.


"Maka ketahuilah olehmu,sesungguhnya Allah SWT telah mengembalikan kedua tangan, kedua kaki dan kedua mata putrimu," sabda Rasul.

Mendengar penuturan itu, Raja Habib langsung menyatakan keislamannya, lantas diikuti oelh seluruh pasukannya.
Setelah Raja Habib pulang ke kerajaannya, ia berdecak kagum karena mendapati puterinya dalam kondisi sempurna. Putrinya yang semula cacat maka saat itu juga bisa sembuh total.
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Makam Menjadi Istana
    Makam Menjadi Istana
    Kisah islami teladan yang kesekian kalinya tentang ahli kubur yang memiliki istana megah karena di masa hdupnya telah menjadikan rumahnya s...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...
  • Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Khalifah Umar bin Khattab memiliki banyak sekali karomah . Salah satunya adalah menaklukkan sungai Nil yang pada saat itu dikatakan selalu...
  • Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Sahabat Yazid Arruqasyu meriwayatkan, pada masa Bani Israil ada seorang penguasa zalim . Dalam berkuasa, raja tersebut menindas rakyat dan ...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio