Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Sahabat » Belajar Akhlak dari Keledai

Selasa, 11 Oktober 2011

Belajar Akhlak dari Keledai

Unknown
Add Comment
Kisah Sahabat
Selasa, 11 Oktober 2011
Adalah Luqman Hakim yang telah memberikan teladan yang baik sebagai orang tua.
Ia menanamkan nilai-nilai kebajikan kepada anaknya dan salah satunya adalah larangan menyekutukan Allah SWT.


Kisahnya.
Di dalam Al Qur'an terdapat beberapa ayat yang menyebutkan nama Luqman Hakim.
Allah SWT berfirman,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Artinya:
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
(QS. Luqman: 13).

Dalam sebuah riwayat yang diceritakan, pada suatu hari Luqman Hakim mengadakan perjalanan ke luar kota bersama putranya sambil menaiki seekor keledai. Pada saat ia masuk ke dalam pasar, anaknya mengikutinya dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, sebagian orang berkata,
"Lihat, itu orang tua yang tidak tahu diri, dia enak-enakan naik keledai, sementara anaknya dibiarkan berjalan kaki."

Naik Keledai.
Luqman kemudian berhenti sejenak sambil memperhatikan perkataan orang yang didengarnya.
Kemudian Luqman turun dari keledainya, lalu diletakkan anaknya di atas keledainya. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya kembali.

Di tengah perjalanan, kembali beberapa orang melihatnya. Kemudian mereka pun usil dengan mengomentari keberadaan Luqman.
"Lihat, orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya enak-enakan menaiki keledai, sungguh kurang ajar anak itu," kata orang tersebut.

Mendengar kata-kata itu, Luqman kembali berhenti sebentar. Ia kemudian ikut menaiki keldai itu bersama anaknya. Namun demikian beberapa orang yang lain kembali mengoloknya.
"Lihat itu, dua orang menaiki seekor keledai, sungguh tidak punya rasa kasihan menyiksa keledai itu," kata orang yang lain.

Luqman sedikit kesal dengan komentar orang-orang yang ditemuinya.
Ia merasa tidak pernah merasa benar di mata orang-orang itu. Tetapi, untuk kesekian kalinya, Luqman dapat menerima ejekan itu.

Ia kemudian berhenti lagi dan turun dari keledai bersama anaknya. Luqman dan anaknya berjalan kaki sedangkan keledainya hanya dituntun saja. Akan tetapi belum jauh ia melangkah, ungkapan miring kembali diterimanya.
"Sungguh dua orang aneh berjalan kaki, padahal mereka membawa seekor keledai, kenapa tidak dikendarai saja," komentar orang yang lain lagi.

Nasehat Bijak.
Luqman dapat mengambil hikmah dari komentar orang-orang tersebut.
Dirinya kemudian menasehati anaknya tentang berbagai sikap manusia dan sesuatu yang diucapkannya.

"Sesungguhnya tiada terlepas seseorang itu dari percakapan amnusia. Maka bagi ornag yang berakal, tiadalah dia mengambil pertimbangan melainkan hanya kepada Allah SWT saja. Barang siapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam tiap-tiap masalah," tutur Luqman kepada anaknya.

Kemudian Luqman Hakim berpesan kepada anaknya,
"Wahai anakku, tuntutlah rezeki yang halal supaya kamu tidak menjadi fakir. Sesungguhnya tiadalah orang fakir itu melainkan tertimpa kepadanya tiga perkara, yaitu tipis keyakinan (iman) tentang agamanya, lemah akalnya (mudah tertipu dan diperdayaiorang), dan hilang kemuliaan hatinya (kepribadiannya), dan lebih celaka lagi daripada tiga perkara itu adalah orang-orang yang suka merendah-rendahkan dan meringan-ringankannya."

Dalam kesempatan lain, Luqman juga berpesan kepada anaknya aga tidak menyekutukan Allah SWT, sesungguhnya ia telah berada pada kezaliman yang besar.
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Mati Khusnul Khatimah Berkat Anjing
    Mati Khusnul Khatimah Berkat Anjing
    Kisah Islamiah kali ini tentang tobatnya seorang pembunuh, hingga dia mati khusnul khatimah karena jasa baiknya dengan menolong seekor anjin...
  • Tobatnya Pembunuh Paman Nabi
    Tobatnya Pembunuh Paman Nabi
    Kisah Islamiah malam ini tentang kisah tobatnya Wasyi yang telah membunuh paman Nabi yang bernama Hamzah . Karena terhasut akan paksaan kaum...
  • Pohon Kurma Surga sebagai Gantinya
    Pohon Kurma Surga sebagai Gantinya
    Kisah islami Teladan kali tentang kisah sahabat. Ada sahabat yang sangat kaya raya serta memiliki banyak pohon kurma. Sementara itu, tetangg...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio