Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Sahabat » Selayang Pandang » Dibalik Pahitnya Jambu Merah

Kamis, 06 Oktober 2011

Dibalik Pahitnya Jambu Merah

Unknown
Add Comment
Kisah Sahabat, Selayang Pandang
Kamis, 06 Oktober 2011
Pada sebuah teras rumah, ada seorang gadis manis. Dia menggerutu lirih,
"Sepertinya aku selalu merepotkan kakak-kakakku saja," desahnya.
"Begitu juga aku sering merepotkan orang lain," sambungnya.

Kemudian gadis kecil ini membayangkan sederet artis idola yang pernah dilihatnya di televisi.
"Mereka manis-manis dan hebat, aku ingin seperti mereka."
"Seandainya bisa, aku ingin menjadi salah satu dari mereka," sambungnya lirih.

Tanpa disadari, kebetulan ada seorang kakaknya yang sedang berada di balik jendela mendengarnya.
Mendengar suara itu, sang kakak lalu menghampiri adiknya. Kemudian diberikannya sebuah jambu dan sebuah permen pada adiknya itu.
"Adikku, makanlah jambu merah ini," kata kakaknya.
Lalu jambu merah itu dimakan oleh sang adik.
"Gimana rasanya jambu itu dik?" tanya sang kakak.
"Rasanya sepet kak," jawab si adik.
"Walaupun sepet, tapi kamu suka kan?"
"Iya kak."

"Selain dirimu, di luar sana masih banyak puluhan bahkan ribuan orang yang suka dengan jambu merah ini. Ingat walaupun rasanya sepet," kata kakak.
"Nah, begitu pula perihal dirimu dik. Dirimu itu ibarat sebuah jambu merah kamu mungkin rasanya sepet. Walaupun engkau merasa dirimu merepotkan kakakmu, dia akan tetap menyukaimu, menyayangimu. Di luar sana masih ada puluhan orang atau bahkan ratusan orang yang kamu kenal akan tetap menyukaimu dengan rasamu yang sepet itu," jelas sang kakak.

"Jadilah dirimu sendiri, engkau tidak perlu menjadi permen agar terlihat manis," ujar kakanya sembari menunjuk permen yang dipegang adiknya.
"Walaupun permen ini rasanya manis, banyak ibu-ibu yang nggak suka anaknya makan permen. Kakak kira bukan ibu-ibu saja, banyak orang dewasa yang tidak suka makan permen," imbuh kakaknya.
"Tetaplah menjadi jambu merah bagi kakakmu ini, karena pasti orang tidak akan melarang kita menyukai sebuah jambu," ujar kakanya sambil memeluk adiknya.

"Aku yakin, suatu saat nanti, waktu dan pengalaman yang akan mematangkan pribadimu," nasehat sang kakak.
Si adik sangat terharu mendengar nasehat kakaknya. Mereka berdua saling tersenyum lirih.
Lalu, sambil tertawa riang, mereka berlari keluar halaman untuk bermain di lapangan dekat rumahnya.

NB:
Untuk adikku tersayang yang ada di kampung sana, tak apa andai kamu selalu merepotkanku, jangan pernah membebani pikiranmu ya, Luv You Forever.
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Makam Menjadi Istana
    Makam Menjadi Istana
    Kisah islami teladan yang kesekian kalinya tentang ahli kubur yang memiliki istana megah karena di masa hdupnya telah menjadikan rumahnya s...
  • Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Khalifah Umar bin Khattab memiliki banyak sekali karomah . Salah satunya adalah menaklukkan sungai Nil yang pada saat itu dikatakan selalu...
  • Jeritan Iblis Saat Sakaratul Maut
    Jeritan Iblis Saat Sakaratul Maut
    Kisah Islamiah hadir kembali dengan kisah Jin , dengan Iblis sebagai pokok pembicaraan. Saat kiamat nanti, semua yang hidup akan mati, tida...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio