Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Tobat » Tobatnya Putra Raja

Kamis, 06 Oktober 2011

Tobatnya Putra Raja

Unknown
Add Comment
Kisah Tobat
Kamis, 06 Oktober 2011
Ibrahim bin Adham meninggalkan semua kemewahan istana setelah menyaksikan keajaiban dari pedagang yang jujur. Meskipun tangan dan kaki pedagang itu terikat, ia masih bisa makan dan minum dari seekor burung gagak.

Kisahnya.
Menjadi putra mahkota dengan sejumlah fasilitas mewah dan perlakuan istimewa tak membuat hati Ibrahim bin Adham merasa damai. Karenanya, ia memutuskan untuk meninggalkan semua kemewahan itu. Seluruh hartanya ia wakafkan, hanya menyisakan satu potong baju saja untuk melakukan shalat.

Saat makan pun ia tidak berlebihan, hanya untuk mengganjal perutnya dari rasa lapar. Namun, dibalik semua keterbatasan itu, Ibrahim malah merasakan kedekatannya dengan Allah SWT.

Semua itu dirasakan Ibrahim dari perjalanan yang sangat panjang. Saat menjadi putra mahkota, Ibrahim menjadi pemuda yang sombing dan kerap menganiaya yang lemah.
Pada suatu hari, di kamar tidurnya ditiduri oleh seorang pembantunya. Melihat hal itu, Ibrahi sangat marah dan ia tidak rela kamarnya yang harum dan bertebaran bunga mawar dituduri seorang pembantu yang lusuh dan kotor.
Secepat kilat Ibrahim memukul pembantunya itu sampai puas.

"Mohon ampun, hamba tidak sengaja," kata pembantunya meminta maaf.
Ibahim tidak mengndahkan permintaan maaf itu. Sebaliknya, ia makin keras memukul hingga pembantunya terbaring lemah dan lumpuh.

Bertemu Seorang yang Mencari Onta.
Perilaku kejam Ibrahim mulai sedikit berubah setelah diingatkan oleh seorang pemilik onta. Kala itu, si pemilik onta memanjat ke atas genting istananya dengan mengendap-endap.
"Hai, apa yang akan kau curi di istanaku?" gertak Ibrahim yang tengah mengetahui keberadaan orang asing itu.
"Aku sedang mencari untaku yang hilang," jawab orang asing itu.
"Apakah Anda sudah gila dengan mencari unta di atap istana?" kata Ibahim yang mulai marah.
"Hai putra raja, jika begitu, Anda juga gila. Anda juga mencari Tuhan dengan kemewahan dalam istana," kata orang asing itu lalu melartuikan diri.

Kata-kata terakhir dari pemilik unta itu membuat Ibrahim termenung. Ia mencoba mencerna ucapan yang penuh makna itu. Akhirnya Ibrahim memutuskan untuk meninggalkan istana. Ia berusaha mencari guru agama untuk memperkaya batinnya.

Dalam perjalanan, ia duduk istirahat di bawah sebuah pohon yang rindang sambil menikmati makanan. Tiba-tiba saja ada seekor burung gagak mendekat dan mengambil secuil makanannya itu
Namun anehnya, burung gagak itu tidak langsung memakan makanan itu, burung itu hanya mengapit makanan di paruhnya kemudian terbag lagi.
"Aneh, mengapa burung itu hanya mengambil makananku tanpa langsung memakannya?" pikir Ibrahim.

Ibrahim Bertobat.
Ibrahim memutuskan untuk mengikuti burung itu. Burung itu ternyata berhanti di depan seorang pria yang tangan dan kakinya terikat di sebuah pohon. Dengan menggunakan paruhnya, burung itu memberi makan pria itu.
Tak berapa lama, Ibrahim mendekati pria yang terikat di pohon.
"Wahai saudarku, mengapa kamu diikat seperti ini?" tanya Ibrahim.
"Aku kehilangan barang dagangan karena dirampok," jawab pria itu.
"Kapan engkau dirampok?" tanya Ibrahim lagi,
"Seminggu yang lalu dan selama ini, burung gagak itulah yang memberikan makan dan minum kepadaku," jawab pria itu.

"Subhananllah...apa yang telah engkau perbuat sehingga Allah masih memberikan rezeki meskipun tangan dan kakimu diikat?" tanya Ibrahim penasaran.
"Wahai pemuda, aku selalu jujur dalam berdagang. Dan perutku tak pernah memakan makanan yang subhat (tidak jelas), maupun makanan haram," jelas pedagang itu.

Sejak saat itulah Ibrahim benar-benar bertobat kepada Allah swt. Ia menempuh jalan sufi dan zuhud. Ia belajar agama kepada para tokoh sufi dan diantaranya adalah Imam Hanifah.
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Makam Menjadi Istana
    Makam Menjadi Istana
    Kisah islami teladan yang kesekian kalinya tentang ahli kubur yang memiliki istana megah karena di masa hdupnya telah menjadikan rumahnya s...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...
  • Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Khalifah Umar bin Khattab memiliki banyak sekali karomah . Salah satunya adalah menaklukkan sungai Nil yang pada saat itu dikatakan selalu...
  • Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Sahabat Yazid Arruqasyu meriwayatkan, pada masa Bani Israil ada seorang penguasa zalim . Dalam berkuasa, raja tersebut menindas rakyat dan ...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio