Puisi Islami

Kumpulan Puisi Islami Lengkap

Select Menu
  • Home
  • Blogging
    • Tutorial Blogspot
    • CSS
    • jQuery
    • Widget
  • Tools
    • Font Awesome
    • HTML Editor
    • HTML Encrypter
    • Code Color
    • Responsive Cek
  • Sitemap
  • Static Page
  • Error Page
Home » Kisah Sahabat » 5 Nasehat Menyadarkan Perampok

Rabu, 04 April 2012

5 Nasehat Menyadarkan Perampok

Unknown
Add Comment
Kisah Sahabat
Rabu, 04 April 2012
Kisah Islamiah hadir kembali dengan kisah Sahabat, Kisah tobatnya seorang perampok.
Belum ada satu pun manusia yang mampu menyadarkannya dari kegiatan merampok yang telah dia lakukan, hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang ulama yang bernama Ibrahim bin Adham.
Perampok tobat, dan menjadi seorang hamba yang taat untuk selanjutnya.

Kisahnya.
Nama perampok ini adalah Jahdar.
Pekerjaan sehari-harinya adalah merampok. Sebenarnya dia ini ingin sekali bertobat, namun setelah mencari ke sana kemari untuk meminta nasehat dari orang lain, dia belum menemukan nasehat yang tepat.

Hingga akhirnya, ia menuju rumahnya seorang ulama terkenal yang bernama Ibrahim bin Adham.
Singkat cerita, setelah berjalan jauh, akhirnya sampai juga si perampok ini di rumah Ibrahim bin Adham.

Perampok datang ke Ulama.
Jahdar ke rumah ulama itu hanya ingin meminta nasehatnya saja, bukan untuk merampok.
Setelah masuk ke rumah, terjadilah dialog sebagai berikut.

"Jika kamu tidak bisa memberi nasehat yang bisa menyadarkan saya, maka kamu akan aku bunuh," kata perampok.
"Jika kamu mampu melaksanakan beberapa syarat yang saya ajukan, maka saya tidak keberatan kamu berbuat dosa dimanapun kamu berada," jawab Ibrahim bin Adham.

5 Nasehat Renungan.
"Syarat pertama, jika kamu melaksanakan perbuatan maksiat, janganlah kamu memakan rezeki Allah SWT," kata Ibrahim.
"Lalu saya makan darimana? Bukankah segala sesuatu yang berada di bumi ini adalah rezeki Allah SWT," kata perampok.
"Benar apa yang engkau katakan. Bila kamu telah mengetahuinya, masih pantaskah kamu memakan rezekiNya, sementara kamu terus melakukan maksiat.

"Syarat kedua, kalau kamu bermaksiat kepada Allah SWT, janganlah kamu tinggal di bumiNya," kata Ibrahim.
"Apa?" kata perampok.
"Syarat ini lebih hebat lagi, lalu saya harus tinggal dimana? Bukankah bumi dan segala isinya ini adalah milik Allah SWT?" kata perampok.
"Benar Jahdar, karena itu pikirkanlah baik-baik, apakah kamu masih pantas memakan rezekiNya dan tinggal di bumiNya, sedangkan kamu terus berbuat maksiat," ujar Ibrahim.

"Kamu benar, lalu apa syarat yang ketiga," tanya perampok.
"Kalau kamu masih juga bermaksiat kepada Allah SWT, tetapi masih memakan rezeki dan tinggal di bumiNya, maka carilah tempat yang tersembunyi agar tidak terlihat oleh Allah SWT," ujar Ibrahim.

Syarat ini membuat perampok kalang kabut pikirannya.
"Ya, benar Abah Ibrahim, nasehat macam apakah semua ini, mana mungkin Allah SWT tidak melihat kita?" kata perampok.
"Bagus, kalau kamu yakin Allah selalu melihat kita tetapi kamu masih terus memakan rezekinya, tinggal di bumiNya, dan terus melakukan maksiat kepada Allah SWT, pantaskah kamu melakukan semua itu?" tanya Ibrahim kepada Jahdar yang terlihat masih bengong.

Semua ucapan Ibrahim itu telah membuat Jahdar tidak berkutik dan membenarkannya.
"Baiklah, lalu katakan apa syarat yang keempat," kata perampok.
"Jika malaikat maut hendak mencabut nyawamu, katakanlah kepadanya bahwa engkau belum mau mati sebelum bertobat dan melakukan amal sholeh," ujar Ibrahim

Jahdar termenung kayaknya kali ini dia mulai menyesali perbuatannya.
"Tidak mungkin....tidak mungkin semua itu kulakukan," teriak perampok.
"Wahai Jahdar, bila kamu tidak sanggup mengundurkan hari kematianmu, lalu dengan cara apa kamu dapat menghindari murka Allah SWT?" terang Ibrahim.

Tanpa banyak komentar lagi, Jahdar menanyakan syarat yang kelima atau yang terakhir.
"lalu apa syarat yang kelima?" tanya perampok.
"Yang terakhir, bila malaikat Zabaniyah hendak menggiringmu ke nerakan di hari kiamat, janganlah kamu bersedia ikut dengannya dan menjauhlah," kata Ibrahim.

Perampok Bertobat.
Jahdar seketika itu juga langsung lunglai, teringat akan masa lalunya yang dipenuhi dengan kejahatan dan perampokan.
Jahdar tak sanggup lagi mendengar nasehat sufi itu.

Ia menangis penuh sesal, hingga tanpa sadar Jahdar memeluk erat Ibrahim bin Adham.
"Cukup....cukup ya Abah Ibrahim, jangan engkau teruskan lagi. Saya tak sanggup mendengarnya. Saya berjanji, mulai saat ini saya akan beristighfar dan bertobat kepada Allah SWT," kata Jahdar.

Jahdar memang menepati janjinya.
Sejak pertemuannya dengan Ibrahim bin Adham, ia mulai menjalankan ibadah dengan khusuknya. Dia tinggalkan semua kegiatan merampoknya dan sekarang telah menjadi hamba Allah yang taat hingga akhir hayatnya.

Rangkuman Nasehat Ibrahim bin Adham, seroang ulama, sufi, hamba Allah SWT yang sangat terkenal karena ketaatannya kepada ALlah SWT.
Bila kita berbuat maksiat maka pikirkanlah 5 hal berikut ini:
1. Janganlah makan rezeki Allah SWT.
2. Jangalah tinggal di bumiNya.
3. Bersembunyilah dari Allah SWT bila memang mampu.
4. Janganlah mau bila nyawa dicabut Malaikat maut.
5. Janganlah mau bila diajak Malaikat Zabaniyah untuk menuju neraka.
Suka Artikel? Bagikan: Facebook Twitter Google+

0 Comments

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Detik-Detik Wafatnya Nabi Muhammad SAW
    Assalamu'alaikum wr wb. Kisah yang sangat mengharukan, dijamin akan meneteslah semua air mata bagi siapa saja yang membacanya. Bukan saj...
  • Pohon Tumbuh dari Batu
    Pohon Tumbuh dari Batu
    Atas tantangan petinggi Quraisy untuk menunjukkan mukjizat, Rasulullah SAW mampu membelah batu dan keluarlah pohon besar dari tengah-tengah ...
  • Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Tobat Sehari Hapus Dosa 40 Tahun
    Pada suatu ketika di daerah yang dihuni Bani Israil tidak turun hujan cukup lama. Penyebabnya adalah karena ada salah seorang dari kaum itu ...
  • Makam Menjadi Istana
    Makam Menjadi Istana
    Kisah islami teladan yang kesekian kalinya tentang ahli kubur yang memiliki istana megah karena di masa hdupnya telah menjadikan rumahnya s...
  • Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Kristiani Masuk Islam berkat Sedekah
    Seorang muslim yang kaya raya tidak jadi memperoleh dua istana yang cantik karena menolak bersedekah. Lantas dua istana itu diberikan kepada...
  • Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Siasat Iblis Menipu Anak Nabi
    Kisah Islamiah hadir kembali dan Alhamdulilah kali ini bisa bercerita tentang anak Nabi yang ditipu oleh si Iblis Laknatullah. Kisah ini dip...
  • Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Diazab Gila Karena Menelantarkan Keluarga
    Setiap perbuatan pasti ada balasannya. Hal itulah yang diterima oleh Mansyur karena menelantarkan anak serta istrinya demi perempuan lain da...
  • Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Melihat Pahala Saat Sakaratul Maut
    Pahala dari apa yang kita perbuat ternyata akan diperlihatkan juga saat sakaratul maut . Begitu juga yang dialami oleh seorang sahabat Rasul...
  • Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Tundukkan Sungai Nil Dengan Surat
    Khalifah Umar bin Khattab memiliki banyak sekali karomah . Salah satunya adalah menaklukkan sungai Nil yang pada saat itu dikatakan selalu...
  • Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Dialog Raja dan Malaikat Maut
    Sahabat Yazid Arruqasyu meriwayatkan, pada masa Bani Israil ada seorang penguasa zalim . Dalam berkuasa, raja tersebut menindas rakyat dan ...

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan

Labels

  • Ahli Kubur
  • Kisah Jin
  • Kisah Karomah
  • Kisah Malaikat
  • Kisah Nabi
  • Kisah Pahlawan Islam
  • Kisah Sahabat
  • Kisah Tobat
  • Mimpi Rasul
  • Mukjizat
  • Sakaratul Maut
  • Selayang Pandang
  • Sufi
  • Walisanga
  • Wanita Teladan
Copyright 2014 Puisi Islami - All Rights Reserved
Template By Jenny Psychicfio